10 Tips & Strategi menaklukkan IELTS Listening Test

  • by

Ads

Bagi kebanyakan orang tes IELTS merupakan tes yang sangat ditakuti karena tingkat kesulitannya. Banyak orang yang belajar IELTS selama 1-2 bulan dan ada juga yang belajar selama 1 tahun agar mereka siap mengambil tesnya. Ini dikarenakan rasa takut mereka akan tes IELTS dan untuk berkuliah di luar negeri, kebanyakan universitas akan meminta minimal 6.5. Oleh karena itu, nilai tersebut menjadi sebuah patokan dan kekhawatiran tidak tercapainya nilai tersebut mendorong orang untuk belajar ekstra keras. Sebenarnya kalau kalian tahu strategi dan tips dalam IELTS, mendapatkan nilai 6.5 merupakan suatu hal yang mudah untuk didapatkan. Disini, saya sebagai tutor IELTS yang berpengalaman akan membagikan beberapa strategi dan tips untuk bisa mendapatkan nilai 6.5. Strategi dan tips yang akan saya bagikan sudah digunakan oleh ratusan murid saya dan memiliki tingkat kesukesan yang sangat tinggi.
Sebelum kita memulai mambahas strategi dan tips nya, saya jelaskan secara sekilas apa saja yang akan diujikan di dalam tes IELTS. Secara urut, yang di tes adalah kemampuan listening, reading, writing, dan speaking. Jadi, tidak hanya skill pasif kalian yang diuji tapi juga skill produktif juga. Untuk durasi tesnya akan sekitar 3 jam. Kita akan bahasa strategi untuk skill pasifnya dulu

Listening
Untuk listening, ada total 40 pertanyaan yang dibagi menjadi 4 bagian. Ini akan berdurasi kurang lebih 25 menit. Untuk mendapatkan 6.5, kamu harus benar 26 dari 40. Sebelum kita membahas strategi dan tips nya, pahami dulu 4 bagian tersebut;
Bagian 1: Disini akan melibatkan dua pembicara. Biasanya dialog akan dilakukan antara dua orang dengan topik seperti reservasi meja, klaim asuransi, bertanya mengenai akomodasi dan lain lain. Yang menjadi pertanyaan umum di dalam bagian ini adalah pertanyaan untuk melengkapi nama, jalan, nomor telepon, nomor rumah, nomor kartu kredit, waktu, dan tempat lain-lainnya. Dan untuk nama orang atau jalan dan nomor biasanya akan dieja sehingga ini perhatikan pelan pelan. Sebagai pelajar Indonesia kita terkadang secara tidak sadar melakukan kesalah ketika ada pengejaan huruf seperrti “I” dan “a”.
Bagian 2: Di bagian ini akan hanya ada satu pembiacara. Ini biasanya akan berupa sebuah pemandu. Informasi yang biasanya ditanyakan terkait dengan gedung, perusahaan, taman, kompleks belanja dll.
Bagian 3: Disini aka nada sekitar 3 sampai 4 pembicara yang mendiskusikan sesuatu, sehingga disini topiknya akan bersifat akamedis. Bisa ada dua pelajar yang berbicara dengan profesornta atau sebuah diskusi antar teman kuliah. Topiknya bervariasi seperti sejarah, biology, bisnis dan seterusnya.
Bagian 4: Hanya aka nada satu pembicara, berisfat monolog yang dimana akan ada penyampaian materi perkuliahan. Bahasa disinin akan lebih akademis dan teknis. Oleh karena itu, kamu harus sangat memperhatikan bagian inia. Bagian juga dianggap sebagai bagian yang paling sulit dikarenakan bahasa-bahasa teknis yang digunakan.

Itulah perbedaan dari setiap bagian, sehingga kalian bisa tahu apa saja dan memiliki ekspektasi pada saat latihan. Inilah beberapa tips yang akan sangat bermanfaat untuk kalian:

  1. Untuk tingkat kemudahan dari soal, bagian yang paling mudah akan diawal dan yang paling sulit adalah yang di akhir. Oleh karena itu, saya selalu sarankan kepada murid saya untuk sangat focus kepada 2 bagian awal, kalau di bagian ini dimaksimalkan nilai 6.5 sangat mudah untuk dicapai.
  2. Terkadang banyak jawaban yang salah karena hal sepele seperti kesalahan dalam kapitalisasi. Untuk menghindari hal tersbut, jawawblah dengan menggunakan huruf kapital semua. Ini diperbolehkan dalam IELTS.
  3. Sebelum audio diputar pasti aka nada waktu untuk dipersilahkan melihat soal. Gunakan wkatu ini dengan baik, karena pada saat inilah kalian bis gunakan untuk menggaris bawahi kata-kata kunci yang akan membantu kalian untuk menemukan jawabannya. Selama tes, pasti ada beberapa jeda untuk dipersilahkan melakukan ini.
  4. Jangan pernah menunggu kata yang ada di dalam soal muncul di audio. Semisal di soal kalian diminta untuk melengkapi kalimat ini “… steady ….”. Jangan pernah menunggu untuk kata “steady” keluar di audio karena itu tidak akan pernah terjadi. Yang perlu kalian lakukan adalah berusaha untuk mendengarkan kata yang bersinonim denga “steady” karena ini adalah konsep dasar dari tes IELTS. Memamahi sinomim dari berbagai kata merupakan kunci kesuksesan kalian.
  5. Jangan sampai ada nomor yang kosong, pastikan untuk menjawab semua pertanyaan. Jika bingung, diasal. Karena tidak ada pengurangan nilai untuk salah jawab.
  6. Selalu perhatikan perintah untuk setiap soal. Jadi ini bisa berubah setiap saat. Banyak jawaban orang salah karena tidak teliti melihat perintah soal. Ada perintah yang mengharuskan kalian untuk memberikan jawaban yang tidak lebih dari satu kata, dua kata dan seterusnya. Ini sangat penting dna sering dispelekan orang.
  7. Kesalahan dalam ejaan sering terjadi. Pastikan kalian menulis jawaban kalian dengan ejaan yang benar.
  8. Pelajari semua tipe soal di dalam listening karena kita tidak tahu tipe mana yang akan kita dapatkan. Macam-macam soal IELTS sebagai berikut; form completion, note completion, summary completion. Sentence completion, multiple choice, diagram labelling, map labelling, table completion, dan form chart.
  9. Jangan berusaha untuk memahami semua hal yang kalian dengarkan karena akan banyak informasi-informasi tambahan yang tidak berguna. Fokus kepada kata kunci yang kalian garisbawahi untuk membantu kalian menemukan jawaban.
  10. Salah satu trik yang dilakukan IELTS untuk menjebak orang adalah mereka sering sekali untuk memberikan jawabannya lalu merubahnya. Semisal yang ditanyakan adalah “Meeting time: …”. Lalu kalian mendengarkan dialog seperti ini “Can you meet at 7pm?” / “I can do 7pm.” / Oh, I forgot that I have a late schedule at that time, can we make it an hour later?”. Jawabannya dalah jam 7 malam tapi kemudain pembicaranya merubahnya menjadi jam 8 malam. Pastikan untuk tetap mendengarkan dan antisipasi perubahan informasi seperti ini.

ABOUT US

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Tim Tutor

Lorem ipsum dolor sit

Feature Heading

Lorem ipsum dolor sit