IELTS Preparation bersama Ms. Tefa, Lulusan Monash University

  • by

Ads

Students Background
Peserta IELTS preparation class ini adalah Naria. Ia mengambil kelas persiapan IELTS dengan tujuan melanjutkan pendidikan S2 di universitas di luar negeri. Sebelum mengambil kelas persiapan IELTS ini, ia belum pernah mengambil test IELTS. Rencananya ia akan mengambil official IELTS test secepatnya.

Sebelum mengambil IELTS preparation class, ia telah menguasai bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris ia cukup baik sehingga mempermudah ia selama IELTS preparation class. Berdasarkan hasil test pada laman British Council, Kemampuannya Naria adalah B1 – Intermediate (Grammar 415, Vocabulary 3.., Reading 293 dan Listening 355). Setelah mengikuti kelas simulasi IELTS, kemampuan Naria di nilai sebagai berikut: “Dia bisa memparafrase topik dengan baik dan dapat menggunakan banyak kosakata untuk berbicara tentang berbagai topik tetapi Naria cenderung melakukan pengulangan, menggunakan tata bahasa yang tidak tepat, memiliki kosakata akademis dan advance yang terbatas”.

Jumlah sesi yang di ambil Naria di kelas saya adalah 8 sesi speaking, 3 sesi listening. Secara umum, ia memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Penguasaan bahasa Inggris dasar sangat membantu ia dalam menyelesaikan sebagian besar tes ielts dengan hasil yang cukup baik. Suasana kelas juga terkendali dengan baik karena ia sangat rajin, jarang reschedule jadwal.

Naria’s PROGRESS REPORT

Student Progress of Speaking Section
Pada awal pertemuan speaking, ia cenderung overthinking sehingga membuatnya menjadi tidak komunikatif. Ia tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan lancar. Sebagai contoh, “do you like shopping?” dan dia overthink “apakah harus menjawab shopping offline, online, apa yang di beli?”. Ketika menghadapi pertanyaan atau topik yang tidak familiar atau ia tidak memiliki pengalaman dalam topik tersebut, ia cenderung diam, memberikan jawaban yang tidak relevan. Walapun pada IELTS speaking, peserta boleh mengarang cerita atau bahkan berbohong untuk menjawab pertanyaan, ia cukup sulit untuk mengarang dan lebih sering memberikan jawaban yang tidak relevan. Selain itu, ia cenderung mengulang pertanyaan dan topik di dalam jawabannya (seperti: Question: do you like travelling? Answer: I do like travelling because ….. ).

Selama proses pembelajaran ia bisa di ajak kompromi dan bekerja sama. Setelah di ajari dan di arahkan mengenai tips dan trik dalam speaking IELTS (part 1, part 2 dan part 3), advanced and academic phrases/vocabulary, idioms, collocation, linking words, paraphrasing, grammar structure dan types of sentences, ia menunjukan progress yang signifikan. Di setiap pertemuan ia selalu berusaha mengunakan kosakata baru dan idom yang di berikan. Ia juga selalu latihan menggunakan simple, compound dan complex sentence. Selalu bertanya jika ada yang tidak ia pahami. Dan berusaha mengarang cerita jika pertanyaan tidak familiar.

Student Progress of  Listening Section
Untuk listening section, Naria rata-rata mendapatkan nilai 7-7.5. Ia sangat menonjol di section 1 & 2 (social context) tetapi menjadi sedikit lemah di section 3 & 4 (academic context). Ia sangat menonjol di note/summary/table/flow-chart completion, multiple choice, short answer questions tetapi sedikit lemah di labelling diagram, sentence completion dan classification.

English Tips

  1. Periksalah kembali notes tentang list of adjectives, advance phrases
  2. Maksimalkan penggunaan collocation
  3. Jangan “over think of the answer” terutama listening karena bisa mempengaruhi nomor yang lainnya.

ABOUT US

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Tim Tutor

Lorem ipsum dolor sit

Feature Heading

Lorem ipsum dolor sit